KPID Bali Tinjau Eksistensi Radio Kota Perak di Tengah Gempuran Media Digital

Yogyakarta, Rabu,13 Mei 2026
Selain mengunjungi TV, KPID Bali menyempatkan diri mengunjungi Radio Kota Perak sebagai bagian dari upaya melihat secara langsung perkembangan industri penyiaran radio di tengah pesatnya gempuran media digital saat ini.
Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban.
KPID Bali ingin mengetahui bagaimana radio lokal tetap mampu bertahan, menjaga eksistensi, sekaligus mempertahankan kedekatan dengan para pendengarnya di era digital yang serba cepat. Radio Kota Perak dinilai berhasil menunjukkan bahwa radio masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat, khususnya melalui sajian informasi, hiburan, serta interaksi yang dekat dengan pendengar setianya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua KPID Bali Endi Kusmadheni bersama Korbid PKSP Ida Bagus Gde Yogi Jenana Putra dan Anggota Bidang Pengawasan Isi Siaran Putra Mahardika,diajak berkeliling studio ditemani Manager Radio Bapak Olan untuk melihat langsung proses siaran dan aktivitas penyiaran yang masih berjalan aktif hingga saat ini. Tidak hanya itu, KPID Bali turut berpartisipasi dalam siaran langsung dengan menyapa para pendengar “Kawan Kota Perak”, yang dipandu oleh penyiar Sunu dengan suasana akrab dan penuh semangat di udara.
KPID Bali mengapresiasi semangat Radio Kota Perak yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan jati diri radio sebagai media yang dekat dengan masyarakat. Kehadiran platform digital justru dimanfaatkan sebagai pendukung untuk memperluas jangkauan siaran dan memperkuat interaksi dengan pendengar.
Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar lembaga penyiaran sekaligus menegaskan bahwa radio tetap eksis, relevan, dan mampu bertahan di tengah perubahan zaman. Radio bukan sekadar media informasi, tetapi juga ruang komunikasi yang menghadirkan kedekatan emosional bagi masyarakat.