Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali terus mendorong peningkatan literasi media di kalangan generasi muda, khususnya pelajar yang menjadi pengguna aktif berbagai platform digital. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Gianyar, Kamis, 16 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Komisioner KPID Bali Yogi Jenana bersama Erlangga Ramanda Putra hadir sebagai pemateri dengan membawakan materi “Literasi Media Penyiaran di Era Digital dan Bijak Bermedia Sosial.” Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kemampuan siswa dalam memahami, memilih, memilah, serta menyikapi berbagai informasi yang diterima melalui media penyiaran maupun media sosial.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, para pelajar tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga dapat menjadi pembuat dan penyebar konten. Karena itu, pemahaman mengenai penggunaan media secara bijak menjadi hal yang penting agar siswa mampu membedakan informasi yang benar dan dapat dipercaya dari informasi yang menyesatkan, termasuk berita bohong atau hoaks.
Melalui kegiatan ini, KPID Bali mengajak para siswa untuk lebih kritis dalam menerima informasi, tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta tetap memperhatikan etika dalam berkomunikasi di ruang digital. Siswa juga diingatkan untuk menggunakan media sosial secara positif, produktif, dan bertanggung jawab.

Kegiatan literasi media dalam rangka MPLS ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran, etika, dan tanggung jawab dalam bermedia. Dengan demikian, perkembangan era digital dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk belajar, berkarya, dan menyebarkan informasi yang positif bagi masyarakat.
