KPID Bali Sosialisasi Bersama BNN di Radio APS

Jembrana, Senin, 2 Maret 2026, KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Bali bersinergi dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) Provinsi Bali dalam sosialisasi tata titi Nyepi dan literasi digital soal pencegahan narkoka.
Ketua KPID Bali Agus Astapa didampingi wakil ketua Endi Kusmadheni menyatakan kolaborasi dengan BNNP ini sebagai wujud mencerdaskan masyarakat guna perang terhadap narkoba (war for drug) terutama melalui Lembaga Penyiaran Radio. Kali ini dilakukan di Radio Ananta Praja Swara (APS) 99.9 FM Jembrana. Hal ini sebagai tindak lanjut deklarasi bersama Gubernur Bali bersama Forkompinda dan BNNP serta seluruh stake holder beberapa waktu lalu, agar P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Predaran Gelap Narkotika) menjadi tugas bersama.
Mungkin gambar televisi, speaker, newsroom dan teksMungkin gambar teksMungkin gambar teksMungkin gambar televisi, newsroom dan teks
Kepala BNNK Kabupaten Buleleng Komang Yuda Murdianto menyatakan terimakasih atas upaya kerjasama dengan KPID Bali sehingga peningkatan peredaran narkoba tiap tahun bisa dicegah. Saat ini, jumlah pengguna narkoba termasuk di Bali juga meningkat.
Pada kesempatan itu, KPID Bali juga menjelaskan soal seruan bersama Tata Titi Nyepi 19 Maret 2026 yang bersamaan dengan perayaan Lebaran umat Islam. Semua TV dan radio wajib off siaran. Dari seruan FKUB Bali, malam takbiran bisa dilakukan secara terbatas, pukul 18.00 -21.00 wita, di mesjid/mushola dengan penerangan terbatas dan berjalan kaki dari rumah. (*)