DBFRS Goes to Jembrana Berlangsung Sukses

Dekranasda Bali Fashion Road Show (DBFRS) Goes to Jembrana yang digelar di Gedung Ir. Soekarno, Kota Negara, Kamis, 27 Agustus 2026, berlangsung sukses. Enam desainer Bali menampilkan sebanyak 60 karya busana di hadapan para undangan. Keenam desainer tersebut yakni Body and Mind, KaCarita, Deluxe, Luh Jaum, Etnic Urban, dan Taksu Desain.

Selain peragaan busana, DBFRS Goes to Jembrana juga menampilkan payas adat Bali karya desainer Turah Mayun dari 3A, dengan menghadirkan ragam payas dari Denpasar, Karangasem, dan Buleleng.

Ketua Dekranasda Bali Ibu Ni Putu Putri Suastini mengatakan, DBFRS Goes to Jembrana merupakan pelaksanaan yang ketiga setelah sebelumnya digelar di Badung dan Denpasar. Program ini selanjutnya akan berkeliling ke seluruh Kabupaten/Kota se-Bali.

DBFRS merupakan salah satu program Dekranasda Bali selain Dekranasda Bali Fashion Week yang digelar selama satu minggu pada akhir tahun serta Dekranasda Bali Fashion Day yang dilaksanakan setiap bulan dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bali.

Melalui fashion show ini, Dekranasda Bali membawa misi trilogi yang mencakup seni, bisnis, dan politik kebudayaan. Mengusung tema “Wastra Hitakara”, kain tenun Bali dipandang sebagai karya seni yang memiliki identitas dan nilai budaya. Dari sisi bisnis, keberadaan kain tenun turut menggerakkan ekosistem ekonomi yang melibatkan berbagai pelaku usaha. Sementara dari sisi politik kebudayaan, diperlukan regulasi dan produk hukum untuk memberikan perlindungan terhadap karya seni kain tenun Bali.

Turut hadir para kepala OPD Pemerintah Provinsi Bali, OPD Pemerintah Kabupaten Jembrana, organisasi wanita, serta Ketua KPID Bali Agus Astapa bersama Wakil Ketua KPID Bali Endi Kusmadheni dan Komisioner KPID Bali Putra Mahardika. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penampilan Rajapala Band.