Dekranasda Bali menggelar Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD) September di Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Selasa, 22 September 2026. DBFD kali ini menampilkan lima lembaga, terdiri atas empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Bali dan KPU Bali.
Keempat OPD tersebut yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Pemajuan Masyarakat Adat, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bali. Mereka menampilkan beragam busana, mulai dari busana adat Bali, busana endek ke kantor, hingga busana kasual.
Ketua Dekranasda Bali, Ibu Ni Putu Putri Suastini, mengatakan terdapat trilogi program Dekranasda Bali, yakni DBFD yang digelar setiap bulan dengan melibatkan OPD, Dekranasda Bali Fashion Road Show ke Kabupaten/Kota se-Bali, serta Dekranasda Bali Fashion Week yang digelar pada akhir tahun selama satu minggu.
Melalui kegiatan fashion show ini, ekosistem ekonomi diharapkan terus berputar dan bergerak, mulai dari pembuat benang, penenun, penjahit, desainer, model, koreografer, hingga komposer.
Dalam menampilkan kekayaan kain tenun Bali, terdapat tiga prinsip dalam satu jiwa dan tiga rupa, yakni seni, bisnis, dan politik kebudayaan. Ketiganya perlu berjalan secara komprehensif agar pelestarian karya tenun Bali dapat terus dilakukan. Jangan sampai beberapa tahun ke depan karya-karya tenun Bali hanya tinggal nama akibat kurangnya perhatian terhadap pelestarian.

Kepedulian terhadap UMKM dan IKM juga perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Pemerintah berperan mengayomi dan memfasilitasi, sedangkan masyarakat dapat berkontribusi dengan membeli serta menggunakan produk-produk lokal.
Turut hadir menyaksikan DBFD September ini Ketua KPID Bali Agus Astapa beserta seluruh Komisioner KPID Bali dan masyarakat. (*)
