Rabu, 1 April 2026, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali menghadiri dialog Indonesia Pagi di RRI Denpasar, dalam rangka Harsiarnas (Hari Penyiaran Nasional) ke-93. Tampil sebagai narasumber Ketua KPID Bali Agus Astapa didampingi wakil ketua Endi Kusmadheni dan dari akademisi Unud Ni Nyoman Dewi Pascarani, dengan pemandu Nyoman Kasih. Tema Harsiarnas adalah Kolaborasi Penyiaran Mewujudkan Ketahanan Nasional.
Menurut Agus Astapa, kondisi Lembaga Penyiaran TV dan radio saat ini sedang tidak baik-baik saja, di tengah derasnya pengaruh media digital akibat kemajuan teknologi. Untuk itu, secara ekonomi terutama TV dan radio swasta mengalami penurunan sehingga berpengaruh pada kualitas program siaran kepada masyarakat. Meski demikian, bila TV dan radio melakukan strategi tepat, masih bisa eksis, karena TV dan radio bisa dipastikan bebas hoax (informasi bohong) karena ketatnya pengawan isi konten sesuai aturan, disamping juga adanya filterisasi siaran dari internal mereka. Strategi dimaksud adalah konten siaran lebih inovatif dan disukai masyarakat, peningkatan kualitas dan kompetensi SDM, perbaruan infrastruktur serta konvergensi siaran dengan beragam platform seperti Youtube, dll.




Dewi Pascarani meyakini LP TV dan Radio masih memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan nasional melalui informasi edukatif dan konstruktif. Mewujudkan ketahanan tidak saja berupa angkat senjata tetapi juga penyebaran informasi yang sifatnya membangun dan positif. (*)
