KPID Bali Dorong Pelajar SMK Pariwisata Mengwitani Bijak Bermedia di Era Digital

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali terus mendorong peningkatan literasi media di kalangan generasi muda, khususnya para pelajar sebagai pengguna aktif media penyiaran dan media sosial. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Pariwisata Mengwitani, Jumat, 17 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Komisioner KPID Bali Putra Mahardika bersama Erlangga Rahmanda Putra hadir sebagai pemateri dengan membawakan materi “Literasi Media Penyiaran di Era Digital dan Bijak Bermedia Sosial.”

Materi yang diberikan mengajak para siswa untuk memahami perkembangan media di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital. Para pelajar tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki peran sebagai pengguna sekaligus pembuat dan penyebar konten di berbagai platform media sosial.

Karena itu, kemampuan untuk memilah dan memilih informasi menjadi hal yang sangat penting. Para siswa diajak untuk lebih kritis terhadap setiap informasi yang diterima, melakukan pengecekan sebelum mempercayai maupun membagikannya, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Selain membahas literasi media penyiaran, KPID Bali juga mengingatkan pentingnya menerapkan etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial. Jejak digital yang ditinggalkan melalui unggahan, komentar maupun berbagai bentuk interaksi di media sosial perlu dipertimbangkan dengan baik agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.

Melalui kegiatan literasi media dalam rangka MPLS ini, KPID Bali berharap para pelajar SMK Pariwisata Mengwitani dapat menjadi generasi yang cerdas, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media. Media digital diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang belajar, berkarya, mengembangkan potensi, serta menyebarkan informasi yang positif.

Salam literasi!