Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) Ibu Ni Putu Putri Suastini yang juga Ketua TP PKK/Posyandu Propinsi Bali bersama KPID Bali menghadiri HUT ke-9 Yayasan Tukad Bindu Kesiman, Sabtu, 28 Maret 2026 malam. Yayasan ini bergerak dalam pengelolaan lingkungan terutama bersih-bersih sungai dari sampah. Salah satunya adalah menyulap keberadaan teba rumah-rumah masyarakat di Tukad Bindu menjadi kawasan wisata baru di tengah kota Denpasar. Kini, aliran sungai Tukad Bindu kerap jadi tempat berwisata terutama tongkrongan anak muda dengan adanya sejumlah coffee shop.




Pada kesempatan itu, Ibu Putri Koster tidak bosan-bosan mengajak masyarakat termasuk komunitas pegiat lingkungan yang hadir, untuk mampu mengubah mindset kita terhadap sampah, dari membuang menjadi mengelola. Sampah organik dikelola masyarakat sendiri, dan an organik dikelola pengangkut sampah bersama stake holder. Sejumlah desa di Bali telah sukses melakukannya dengan prinsip desaku bersih tanpa mengotori desa lain. Tanggung jawab sampah ada di kepala desa untuk desa masing-masing.Bila pola ini dilakukan, diyakini tahun 2027, Propinsi Bali akan menjadi propinsi pertama yang mampu mengelola sampahnya dengan baik.
Usai perayaan HUT, Ibu Putri Koster juga menyaksikan lomba karaoke secara spontanitas sekaligus memberikan uang hadiah tambahan kepada para pemenang, termasuk saweran kepada penari joged.(*)
