Wisma Yaso adalah kediaman bersejarah di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Dibangun pada awal 1960-an untuk istri Presiden Soekarno, Ratna Sari Dewi. Bangunan ini menjadi saksi bisu hari-hari terakhir Bung Karno sebagai tahanan politik sebelum wafat pada 21 Juni 1970. Saat ini, area tersebut telah dialihfungsikan menjadi Museum Satria Mandala dan dikelola TNI.
Soekarno membangun Wisma Yaso sebagai tempat tinggal bagi istri keenamnya, Ratna Sari Dewi (Naoko Nemoto).
Pasca kejatuhan kekuasaannya, Bung Karno diasingkan dan menghabiskan masa-masa akhir hidupnya di wisma ini dengan akses yang sangat terbatas serta pengawalan ketat hingga beliau meninggal. Jenazah Bung Karno sempat disemayamkan di Wisma Yaso sebelum akhirnya dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.

Wisma Yaso tidak diresmikan sebagai bangunan tempat tinggal lagi, melainkan dibuka kembali sebagai Museum Satria Mandala pada 5 Oktober 1972 oleh Presiden Soeharto.
Ketua KPID Bali Agus Astapa didampingi wakil ketua Endi Kusmadheni dan Komisioner I Gusti Putu Putra Mahardika berkesempatan berkunjung ke museum ini, Rabu, 1 Juli 2026. (*)
