Dialog Hari Kartini Dihadiri Ibu Putri Koster

Ketua Dekranasda Propinsi Bali Ibu Ni Putu Putri Suastini menjadi pembicara kunci menyambut Hari Kartini dalam dialog ” Voices of Influence, special talk show “Bali : The Global Destination for Medical Wellness”, Sabtu, 4 April 2026 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Kuta. Acara dihadiri sebagian besar kaum perempuan itu, menampilkan pembicara: Maudy Koesnaedi (public figure), Ria Templer (Co Founder dan Director of Utama Space), Putu Fitri Ertaningsih (Director of Cap Bali), dan Rachel Wang (Co Founder of Miss Teenager Indonesia).

Mungkin gambar satu orang atau lebihMungkin gambar tabelMungkin gambar teks yang menyatakan 'S of lence LKSHOW Global Destination Wellness" awoto hetic & Wellness DAPS Bali ADEYULIA Hos Pinguin FM RACHELWANG Co-Founder RACHEL WANG ofMiss Teenager Indonesia MAUDY PublicF Figure RIATEMPLER Co- Founder & Director of Utamo Spice discoverykartikaplaza ERTANINGSIH Director Cop Bali discoverykartikaplazahotel ADE DISCOVERY KNTRARLAZAL Managad Diarorery Hoela& wwwduonapiatdapkun.con ww.duorapiaiapknc'Mungkin gambar teks

Ibu Putri Koster didampingi pengurus Dekranasda Provinsi Bali mengatakan, sesungguhnya peran kaum perempuan sangat strategis dan penting. Di zaman kekinian, kaum perempuan banyak berkarier di luar, namun tugas domestik di dalam rumah tangga tetap harus dijalankan. Dalam ajaran Hindu Bali, ada Tri Murti, yakni para dewa lengkap dengan saktinya. Mulai dari Dewa Brahma dengan saktinya Dewi Saraswati sebagai simbol kecerdasan, Dewa Wisnu dengan Dewi Laksmi sebagai dewi kesuburan, dan Dewa Siwa dengan Durga sebagai simbol kasih sayang. Ibu Putri Koster juga mengajak kaum perempuan untuk jujur mengakui, bila Kartini kekinian di Indonesia salah satunya ada pada sosok Ibu Megawati Soekarnoputri. Pernah menjadi Presiden RI yang tidak mudah ditemukan di sejumlah negara lain. Jauh sebelumnya beliau mengalami berbagai kegetiran hidup sampai akhirnya menjadi tokoh perempuan inspiratif hingga kini. Kekagumannya itu bukan semata karena Ibu Putri sebagai kader partainya, tetapi memang saat beliau berkesempatan diskusi dengan Ibu Mega, ternyata pemikiran Presiden ke-5 RI itu sangat visioner dan memegang tegus prinsip, selalu memikirkan negara dan rakyat Indonesia. Meski demikian, istri Gubernur Bali itu tidak memaksakan semua kaum perempuan memiliki pemikiran sama, karena masing-masing memiliki hak menilai. (*)