Puncak perayaan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-93 KPID Bali berlangsung semarak di gedung Kertha Sabha, Denpasar, Jumat, 3 April 2026. Acara yang dihadiri Lembaga Penyiaran TV dan radio, penggemar radio, penyanyi, pencipta dan videografer lagu pop Bali, serta sejumlah kepala OPD Pemprop Bali dan undangan lain, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua KPID Bali Agus Astapa, selanjutnya diserahkan ke penerima lifetime achievement KPID Bali 2023, Ibu Ni Putu Putri Suastini dan Ida Bagus Anom Ranuara (2025) serta anggota Komisi 1 DPRD Bali AA. Gede Suyoga. Tema Harsiarnas kali ini adalah Kolaborasi Penyiaran Mewujudkan Ketahanan Nasional.
Pada Harsiarnas ke-93, KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Bali memberikan penghargaan kepada penyiar radio muda berbakat lagu pop Bali Gus Windu (Radio Voks 99.3 FM), penyanyi rap muda berbakat Gede Juna (Skoozy), pembawa acara legend Dagang Gantal RRI Denpasar Luh Camplung dan Gede Tomat. Selain itu, KPID Bali juga memfasilitasi peluncuran 10 video klip lagu pop Bali terbaru dari penyanyi.












Dari rangkaian acara kali ini, paling menarik adalah penampilan Ibu Putri Koster yang juga seniman multitalenta, yakni membawakan tembang “Sumambang” diiringi Rajapala Band. Menariknya, ada kejutan dengan hadirnya 4 orang penari celuluk dari lokasi penonton dan 1 orang penari rangda sehingga membuat sejumlah penonton kaget karena ada suasana magis dan seram. Namun di panggung, gerakan celuluk dan rangda tidak seseram yang dibayangkan tetapi kocak menghibur, bahkan melakukan gerakan selfi.
Di samping Ibu Putri Koster, Harsiarnas ke-93 juga menampilkan sekeha tari Mahotama, Teater Belabar SMAN 4 Denpasar dan grup lawak Celokontong Mas. Grup lawak ini tampil beda, di panggung tidak lagi mengenakan busana berhias seperti identitas mereka selama ini, tetapi wajah asli para pelawak Celokontong Mas. Meski demikian, lawakannya tetap mampu mengocok perut penonton.
Selamat Harsiarnas ke-93 !
