Ketua Dekranasda Bali Ibu Ni Putu Putri Suastini membuka pameran lukisan Tutur Ayu dari Komunitas Soko Guru di Griya Santrian Art Galery, Sanur, Jumat, 6 Maret 2026 malam. Tiga perupa yang menampilkan karyanya adalah Ketut Mara, I Wayan Santrayana dan I Gede Budiartha. Turut hadir pula Kepala Disperindag Bali, Kadis Koperasi, Rektor ISI, Ketua KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Bali Agus Astapa beserta Komisioner KPID Bali lainnya, seniman dan para undangan lain.
Ibu Putri Koster mengapresiasi karya-karya para perupa ini, serta menyatakan terimakasih kepada owner Griya Santrian Gusde Sidharta yang telah memfasilitasi pameran selama sebulan ke depan. Bahkan, Nyonya Gubernur Bali ini, juga mengambil beberapa lukisan untuk dikoleksi.






Meski demikian, Ibu Putri Koster tetap berharap, para seniman mesti memanfaatkan ruang digital untuk platform mengunggah karyanya sehingga bisa lebih banyak diketahui masyarakat. Diakui, terkadang platform digital juga ada tidak baiknya karena karya-karya kita mudah ditiru dan dijiplak seperti motif kain Bali, namun kemajuan digital sebuah keniscayaan yang mau tak mau mesti digunakan secara optimal dan produktif. (*)
